Asal Mula Kerajaan Majapahit

Hello Sobat Historisers! Siapa yang tidak kenal dengan Kerajaan Majapahit? Kerajaan yang berdiri sejak tahun 1293 Masehi ini merupakan salah satu kerajaan besar di Indonesia pada masa lalu. Berbicara tentang Kerajaan Majapahit, tidak lengkap rasanya jika tidak mengetahui asal mula terbentuknya. Kerajaan Majapahit berawal dari sebuah kerajaan kecil bernama Kerajaan Singasari yang berdiri pada abad ke-13. Raja terakhir dari Kerajaan Singasari yang bernama Kertanegara terbunuh oleh Jayakatwang, salah satu penguasa wilayah Tumapel. Setelah itu, Raden Wijaya (putra Kertanegara) berhasil memimpin pasukan untuk membebaskan diri dan membangun Kerajaan Majapahit pada tahun 1293 Masehi.

Pemerintahan Kerajaan Majapahit

Setelah berhasil membangun Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya menjadi raja pertama. Raja-raja selanjutnya adalah Jayanegara, Tribhuwana Tunggadewi, dan Hayam Wuruk. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350-1389 Masehi), Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan. Pemerintahan Hayam Wuruk dikenal sebagai masa keemasan Kerajaan Majapahit. Selama masa pemerintahannya, Kerajaan Majapahit memiliki wilayah kekuasaan yang sangat luas, meliputi Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian wilayah Malaysia. Selain itu, pada masa pemerintahan Hayam Wuruk terjadi perjanjian dengan Kerajaan Siam (Thailand) yang dikenal sebagai perjanjian Palapa.

Kesenian dan Kebudayaan Kerajaan Majapahit

Tidak hanya terkenal dengan wilayah kekuasaannya yang luas, Kerajaan Majapahit juga terkenal dengan kesenian dan kebudayaannya yang kaya. Salah satu kesenian yang terkenal pada masa itu adalah seni wayang. Wayang adalah seni pertunjukan boneka kayu yang digunakan untuk cerita-cerita pewayangan. Selain itu, Kerajaan Majapahit juga menerapkan sistem tulisan dan kalender yang disebut dengan aksara Jawa dan kalender Saka. Sistem tulisan dan kalender ini masih digunakan hingga saat ini di Indonesia.

Kehancuran Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran pada masa pemerintahan raja terakhir bernama Girindrawardhana (1478-1498 Masehi). Pada masa itu, terjadi perpecahan di dalam kerajaan dan kekuatan ekonomi juga mulai menurun. Selain itu, serangan dari luar juga membuat Kerajaan Majapahit semakin lemah. Akhirnya, pada tahun 1520 Masehi, Kerajaan Majapahit benar-benar runtuh dan kawasan Jawa Timur menjadi wilayah kekuasaan Kesultanan Demak.

Kesimpulan

Itulah sejarah singkat tentang Kerajaan Majapahit. Meskipun sudah berakhir, Kerajaan Majapahit meninggalkan banyak cerita dan warisan budaya yang masih terjaga hingga saat ini. Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih detail tentang Kerajaan Majapahit, kamu bisa mengunjungi situs-situs sejarah atau museum yang ada di Indonesia. Teruslah mencintai sejarah dan warisan budaya Indonesia, Sobat Historisers!